KabarNasionalPeristiwa

REMPAS Drop Bantuan Dan Trauma Healing Pada Korban Kebakaran Sape

JabarPlus.com – Beberapa waktu lalu Rembuk Persaudaraan Samawa atau REMPAS telah menyerahkan bantuan bantuan kepada 84 kepala keluarga korban kebakaran di desa Naru, Kec.Sape, Kab.Bima.

Bantuan berupa uang tunai sejumlah 10.000.000 juta rupiah, pakaian 7 karung dan beras 167 kg untuk 84 kepala keluarga. Ini adalah hasil donasi masyarakat Sumbawa yang terkumpul saat organisasi sosial yang bermarkas di kota Sumbawa Besar tersebut,
melakukan pengumpulan dana.

Uang tunai, sembako serta baju layak pakai ini langsung diberikan kepada korban dengan disaksikan angota pelopor Dinas Sosial kab.Bima A. Rasid, Mulyawan, Sekcam Sape H. Anwar S.Sos, Sekdes Naru Barat Zulkiefli, staff BPBD Fuad pada ( 23/10). Bantuan tersebut diserahkan oleh Sekjen REMPAS, Dian Jaya Putra, kepada warga korban kebakaran.

Pada droping bantuan tersebut, Sekdes Naru Barat Zulkiefli mengapresiasi atas kepedulian REMPAS dan sangat berterimakasih kepada seluruh donatur yang ada di tanah Samawa.

“Saya mewakili Pemerintah Desa Naru menyampaikan rasa syukur atas kehadiran REMPAS di desa kami sekaligus memberikan trauma healing kepada anak2-anak korban kebakaran” tuturnya.

Selain itu, untuk mengatasi rasa duka dan kehilangan, maka dilakukan trauma healing anak-anak korban kebakaran. Trauma healing ini bertujuan untuk membantu menyembuhkan atau meringankan beban yang mengguncang jiwa seseorang pasca trauma akibat suatu bencana.

Seperti yang dilakukan oleh REMPAS sesaat setelah menyerahkan bantuan. REMPAS mengambil langkah cepat dengan melaksanakan trauma healing khususnya bagi anak-anak korban kebakaran.

“Diharapkan mereka terus melanjutkan hidup tanpa bayang-bayang akibat kejadian yang baru dialami paska insiden kebakaran itu” kata koordinator trauma healing anak, Kamaruddin Ahmad.

Menurut pria yang akrab disapa Lexy ini, dari hasil kunjungan ke lokasi kebakaran tadi, banyak anak-anak yang masih merasa takut, trauma maupun susah tidur karena mereka melihat langsung kejadian itu.

“Sehingga dilakukan pendampingan oleh REMPAS” jelasnya.

Lebih lanjut dikatakannya, dalam pelaksanaan trauma healing ini langsung dilakukan oleh pakar Psikolog Anak, dan juga beberapa anggota REMPAS lainnya.

“Jumlah anak dari korban kebakaran tersebut sebanyak 35 orang” katanya.

Selain itu, pada kegiatan ini sejumlah ormas Kota Bima juga memberikan bantuan buku tulis dan perlengkapannya serta keperluan lainya bagi anak-anak korban kebakaran.

Sebelumnya telah terjadi musibah kebakaran pada Minggu (10/10) pukul 15.30 WITA di Desa Naru Kecamatan Sape, Kabupaten Bima yang menyebabkan 63 unit rumah hangus dan 84 kepala keluarga (KK) atau 241 jiwa menjadi korban.(amir)

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close