Ekonomi BisnisSerbaneka

Kelompok Usaha Bersama Puncaksari Sebagai Penguatan Industri Rumah Tangga

Sindangkerta, Jabarplus.com – Pentingnya menempatkan masyarakat sebagai pelaku utama dalam pembangunan ialah dari pertumbuhan kepada pendekatan kemandirian. Pemberdayaan sangat diperlukan sebagai strategi pembangunan tersebut dan memperkuat lembaga internal yang telah dibentuk sebagai wadah untuk pemberdayaan masyarakat.

Salah satu aspek penting dalam pemberdayaan adalah pemberian akses kepada masyarakat untuk meningkatkan kehidupan ekonomi, sosial dan politik.

Pendekatan kelompok melalui kelompok usaha merupakan strategi pemberdayan masyarakat yang efektif untuk masyarakat lapisan bawah. Keberadaan kelompok akan memberikan manfaat lebih besar bagi anggotanya karena dapat dipakai untuk meningkatkan kemampuan berusaha, mengembangkan pengetahuan dan sistem nilai yang mendukung kehidupan usaha yang baik.

Salah satu program penanggulangan kemiskinan dengan pendekatan kelompok ialah pembentukan Kelompok Usaha Bersama (KUBE). KUBE merupakan media untuk meningkatkan pendapatan, mengembangkan usaha, membangun interaksi dan kerja sama dalam kelompok, mendayagunakan potensi dan sumber ekonomi lokal, memperkuat budaya kewirausahaan, mengembangkan akses pasar, menyelesaikan masalah serta memenuhi kebutuhan.

Di Desa Puncaksari Kecamatan Sindangkerta Kabupaten Bandung Barat, KUBE di bentuk sebagai salah satu upaya untuk menanggulangi kemiskinan agar menjadi lebih sejahtera.

Jenis usaha yang dilakukan anggota KUBE Puncaksari anggotanya bergerak dalam bidang usaha makanan ringan (pepetek) dan sebagian lainnya sedang mengembangkan jenis yang lain serta mempunyai bidang usaha souvenir, bordir, dll. yang dijalankan oleh masing-masing anggota.

Kube Puncaksari yang terdapat  di desa Puncaksari adalah lembaga ekonomi yang mulai terbentuk pada tahun 2020. Kube puncaksari ini adalah lembaga ekonomi yang menjadi wadah bagi masyarakat khususnya di desa puncaksari dalam pengembangan industri rumah tangga di Desa ini .

salah satu anggota mengakui dalam perjalanannya kube Puncaksari ini  mengalami pasang surut sama halnya dengan lembaga ekonomi lainnya. Ia  menceritakan awalnya kelompok ini berdiri pada tahun 2020 kegiatan yang dilakukan adalah pembuatan cemilan pepetek yang diberdayakan masyarakat puncaksari Mengalami pasang surut karena disebakan oleh tidak adanya manajemen yang baik.

Pada tahun 2020 kube puncaksari ini bangkit  yang difasilitasi oleh kelompok KUKM kang Andri Safari dalam pendampingan yang ditugaskan oleh CSR Bank CIMB Niaga Syariah untuk mengembangkan dan memotivasi kube, pelatihan-pelatihan dan memberikan jaringan untuk mengembangkan usaha. (Ichan86)

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also
Close
Back to top button
Close
Close